Sabtu, 25 Agustus 2012

Home » , , » Bocah 12 Tahun Tewas, di duga Keracunan Kopi

Bocah 12 Tahun Tewas, di duga Keracunan Kopi


News-MaduraPamekasan. Sebelum meregang nyawa, Yadi, nama bocah tersebut, diketahui sedang merajang tembakau bersama dua orang lain Taufik (35), Mahfud (45).
Saat itu, pemilik tembakau, Supriyadi (40), yang juga merupakan ayah Yadi, menyuguhkan minuman kopi untuk ketiganya. Jelang beberapa saat setelah meminumnya, mereka bertiga merasa mual, muntah-muntah dan kepala pusing. Ketiganya pun langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Korban dirujuk ke rumah sakit sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi,” kata dokter spesialis penyakit dalam di RS dr Slamet Martodirjo yang menangani kasus keracunan itu, dr Ariful.
Sayangnya, meski sempat diberikan pertolongan, nyawa Yadi tidak terselamatkan, dan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB. Yadi langsung dikebumikan di tempat pemakanan umum Desa Galis sebelum gelar Shalat Jumat. “Kalau yang dua orang sampai saat ini masih menjalani perawatan di RS Pamekasan,” tutur dr Ariful.
Secara terpisah, Direktur RS dr Slamet Martodirdjo Pamekasan Agus Subaidi menyatakan, masih akan melakukan uji laboratoriun muntah pasien yang diduga korban keracunan itu, untuk memastikan secara medis. “Kalau gejala pusing, mual dan muntah-muntah itu memang keracunan. Tapi untuk memastikan kan perlu uji laboratoriun,” katanya, menjelaskan.
Kasus keracunan yang terjadi di Pamekasan ini merupakan kali kedua selama Lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah kali ini. Sebelumnya pada Kamis (23/8), sebanyak 30 orang warga Karangpenang, Sampang juga keracunan kue pertunangan salah seorang warga di desa itu dan kini sebagian korban masih menjalani perawatan di rumah sakut umum Kota Sampang.
Share this article :

Poskan Komentar