Sabtu, 25 Agustus 2012

Home » , , , » Harga Ketupat dan Janur Melambung Jelang Lebaran Ketupat

Harga Ketupat dan Janur Melambung Jelang Lebaran Ketupat


News-Madura, Bangkalan. Menjelang lebaran ketupat (telasan topa’ Madura Red) harga janur dan ketupat jadi di pasar tradisonal kecamatan Arosbaya melambung tinggi. 10 lembar janur yang sebelumnya dijual antara Rp 1.500 hingga  Rp 2 ribu, kini naik menjadi Rp 4 ribu. Begitu juga harga janur yang sudah dibentuk menjadi ketupat atau ketupat siap pakai pada H+5 harganya Rp 3 ribu, naik menjadi Rp 6 ribu.
“Kenaikan harga Janur ini bukan merupakan hal baru lagi mas, karena sudah menjadi tradisi setiap tahunnya, setiap  menjelang lebaran ketupat harg janur pasti naik,” terang Kiptiyah saat berbelanja berbagai kebutuhan untuk merayakan lebaran ketupat, di pasar Arosbaya Sabtu (25/08/2012).
Menurutnya, saat ini, masyarakat lebih banyak bersikap praktis dan tidak mau bersusah payah untuk membuat ketupat dirumah.
“Itulah sebabnya mengapa mereka lebih senang membeli ketupat yang sudah jadi dari pada membeli janur, walaupun harganya janur yang sudah dibentuk ketupat itu naik dua kali lipat,” terangnya.
Sementara dari pantauan MC.com di pasar tradisional kecamatan Klampis, tidak hanya harga janur dan ketupat jadi yang harganya melambung tinggi, akan tetapi harga bahan-bahan kebutuhan lebaran lainnya juga mengalami kenaikan. Harga kelapa yang sudah dikelupas batoknya, dari harga Rp 5 ribu naik menjadi Rp 8 ribu. 1 kg telur dari Rp 16 ribu naik menjadi Rp 20 ribu. 1 kg daging ayam dari Rp 27 ribu naik menjadi Rp 35 ribu.
“Jadi Tidak perlu heran mas, jika menjelang lebaran ketupat, harga – harga sedikit naik. Itu sudah lumrah,”kata tukang parkir pasar Klampis, Rohim.
Share this article :

Poskan Komentar