Selasa, 14 Agustus 2012

Home » , » Sikap tegas Bupati Pamekasan terkait "Pungli" DINKES

Sikap tegas Bupati Pamekasan terkait "Pungli" DINKES



News-Madura, Pamekasan. Bupati Pamekasan, Madura, Kholilurrahman menegaskan akan mengusut praktik pungutan liar yang terjadi di Dinas Kesehatan setempat.


Praktik pungutan liar ini dilakukan oleh oknum pejabat Dinkes kepada para bidan di masing-masing puskesmas di Pamekasan dengan cara memotong honor mereka pada bidang pelayanan jaminan persalinan (jampersal).

"Dalam waktu dekat kami akan memanggil para pihak, termasuk Kepala Dinas Kesehatan selaku penanggung jawab dalam program ini," kata Bupati Kholilurrahman dalam dialog terbatas dengan para wartawan di peringgitan pendopo pemkab setempat, Senin malam.

Dalam kesempatan itu, bupati juga meminta agar para bidan, korban praktik pungutan liar atasannya tersebut hendaknya bisa melaporkan secara langsung kepada dirinya dengan menunjukkan bukti-bukti penyimpangan.

Ia menegaskan, dirinya akan menjamin kerahasiaan dan identitas pelapor dengan catatan yang bersangkutan memang mengantongi bukti kuat dan tidak sekedar menyampaikan laporan yang tidak akurat.

"Kalau nantinya terbukti ada penyimpangan, yang jelas oknum yang bersangkutan akan kami tindak tegas," kata Kholilurrahman.

Praktik pungutan liar dalam program jampersal yang terjadi di lingkungan Dinkes Pamekasan ini terendus, setelah sebagian bidan menghadap DPRD Pamekasan mengeluhkan praktik pemotongan honor mereka oleh atasannya.

Share this article :

Poskan Komentar